Cerdas Finansial, tanpa sadar sudah saya stimulus sejak anak-anak masih bayi. Entah karena bakat ibunya ini analitical, sehingga semua selalu diperhitungkan secara finansial, lebih-lebih saat LDR dengan suami, anak-anak adalah satu-satunya tempat saya bersiskusi, tentang belanja, tentang uang yang tinggal sedikit, hahaha, (masa perjuangan), walau mereka tidak me jawab, tapi itu sangat melegakan saya. Ternyata apa yang saya diskusikan melekat di hati mereka, dan saat mulai bisa bicara mereka mulai berpendapat, dan trnyata ini melatih kecerdasan finansial anak-anak.
1. Oza
Sejak usia 6 tahun, saya baru mengenalkan tentang mata uang. Sebelumnya konsep rejeki sudah saya sampaikan walaupun belum maksimal. Oza sudah mulai "nyelengi" walau belum paham tentang mata uang, saat menerima pemberian dari saudara. Mulai usia 6 tahun ini saya memberiNya uang setiap hari Rp. 2.000. Uang itu bukan hanya untuk jajan, tetapi untuk membeli keinginannya seperti mainan. Saat itu belum saya kenalkan tentang konsep kebutuhan dan keinginan.
Meningkat saat usia 7 tahun, dan dia mulai HS. Dia ingin menggandakan uang dengan cepat. Maka munculah ide-ide untuk berjualan dengan tujuan tertentu.
A. Bulan Juli 2016
Berjualan jus jambu untuk mendapatkan uang dengan cepat, belajar memisahkan uang modal dan keuntungan. Berhenti saat harga jambu dan gula naik, sedangkan harga jual tidak bisa naik. (Kemampuan beli teman-temannya).
Selain jualan jus jambu oza juga usaha ngeprint. Walau prakteknya saya harus membantu ngeprint. Tetapi pengelolaannya oleh Oza, mulai kulakan kertas, dan tinta. Usaha printer masih berjalan hingga sekarang.
B. Maret 2017
Usaha jual snack dengan merk "oza snack" untuk membeli otopad. Berhenti saat sudah membeli otopad.
C. Juni 2017
"Nasi Box" Oza, menerima pesanan nasi box, dalam praktenya saya dan budhe turun tangan, produk ini karena Oza hobi masak...hehehe, masih berjalan nunggu ada pesanan
D. Agustus-September 2017 (Oza 8 tahun)
Melanjutkan projek beternak ayam untuk investasi katanya besok kalau beranak bisa dijual. (Melanjutkan game level 7)
Sekarang saya memberi uang harian Rp. 3000, sekarang saya beri uang per 3 hari, jadi total Rp. 9.000.
Selanjutnya, saya tanya apa saja yang kamu butuhkan ?
1. Pakan ayam
2. Jajan
3. Sedekah saat sholat jumat.
4. Tabungan pribadi
Untuk saat ini belum saya ajari prosentase, karena akan terasa sulit, cuma ingin saya amati bagaimana dia mengelola dengan dicatat.
2. Aisya usia 4,5 tahun
Aisya baru belajar konsep rejeki. Hari ini dia ingin sekali gantungan kuda poni, seisi toko mau dibeli semua.
A : mama kalau punya uang belikan gantungan kuda poni ya?
M : kita doa dulu yuk sama Allah biar dapat rejeki dan bisa beli.
Selain konsep rejeki juga saya ajarkan bagaimana mengelola keinginan. Aisya ingin jajan banyak kalau pulang sekolah. Nah saya batasi hanya Rp. 2000 saja, tidak boleh lebih.
#day1
#Level8
#Tantangan10Hari
#RejekiPastiKemulyaanHarusdicari
#CerdasFinansial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar